Pertukaran Pelajar Jatim - Osaka Jepang Kuatkan Rasa Percaya Diri Siswa

Diposting pada: 2019-07-11, oleh : SMA NEGERI 3 SIDOARJO, Kategori: Agenda Sekolah

Para siswa SMA yang menjalani program pertukaran pelajar ke Jepang (Foto : M Bahrul Marzuki/SurabayaTIMES)

Para siswa SMA yang menjalani program pertukaran pelajar ke Jepang (Foto : M Bahrul Marzuki/SurabayaTIMES)

JATIMTIMES, SURABAYA – Student Exchange Program/SEP/program pertukaran pelajar Jawa Timur-Osaka Jepang diharapkan mampu mendorong terbentuknya generasi yang unggul, percaya diri, dan mandiri.  Oleh karena itu, kegiatan SEP dilakukan setiap tahun.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov  Jatim Drs. Benny Sampirwanto memyatakan percaya diri dan kemandirian tersebut antara lain didorong melalui diikutkannya para siswa SMA Jatim belajar mata pelajaran seperti matematika dan penampilan budaya Jatim di sekolah-sekolah mitra di Osaka Jepang.  Kedisiplinan juga menjadi sisi lain yang dapat dipelajari dari keikutsertaan pada progra SEP ini.

Benny melanjutkan pemberian sertifikat yang ditandatangani direktur kerjasama luar negeri pemerintah provinsi/prefecture kedua belah pihak juga menjadi nilai plus bagi peserta.

Diharapkan, sertifikat tersebut menjadi nilai bagi peserta, baik untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi maupun di dunia kerja.

SEP 2017 merupakan program tahun ke-5, sebagai realisasi kerjasama Provinsi  Kembar Jatim-Osaka. Kegiatan yang pertama kali dilakukan pada tahun 2013  ini merupakan tindaklanjut pertemuan antara Gubernur Jatim Dr H Soekarwo dengan Gubernur Osaka Ichiro Matsui pada tanggal 19 Pebruari 2012.

Untuk semakin mendekatkan masyarakat dua belah pihak, kedua gubernur bersepakat saling mengirim para pemuda atau siswanya melalui program SEP.

Sementara itu Kepala SMA 3 Sidoarjo Eko Rejoso mengatakan, SEP telah meningkatkan kepercayaan diri bagi sekolah, bukan hanya bagi siswa tetapi juga para pengajarnya. "Program ini ikut memotivasi para guru dalam bekerja,"ujarnya,

“Kami bersyukur siswa kami, bisa ikut kegiatan ini. Mereka juga banyak belajar tentang kedisiplinan. Orang Jepang menerapkan budaya on time, dan itu terkadang kita belum bisa menerapkannya. Jepang juga menerapkan budaya yang santun dan sangat menghargai waktu,” ungkapnya.

Salah satu siswa SMA 3 Sidoarjo,Tiara mengaku bangga dan terkesan setelah mengikuti program tersebut. Ia tidak menyangka, akan berangkat ke negara yang banyak dikagumi oleh banya. 

"Saya senang apa yang saya pelajari, bisa dilihat secara langsung. Dulu saya belajar tentang bahasa dan budaya Jepang, namun tidak pernah  minpi  pergi kesana. Namun, dengan pogram dari Bagian Kerjasama Pemprov. Jatim ini saya bisa belajar banyak hal tentang kebiasaan maupun pendidikan orang orang disana,” terangnya.

Program Student Exchange Program diikuti oleh delapan siswa,  terdiri dari 6 siswa dari SMA Negeri 1 Waru dan 3 orang dari SMAN 3 Sidoarjo.

Selama di Osaka Jepang, beberapa kegiatan dilakukan para siswa, di antaranya kunjungan dan bergabung di beberapa sekolah mitra, perguruan tinggi, dan tidak ketinggalan ke Konjen RI di Osaka.


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id
Apakah Website Sekolah ini bagus ?
Bagus sekali
Bagus
Kurang Bagus
Tidak Bagus